Pengertian Bahan Ajar: Karakteristik, Pengelolaan Materi, Deskripsi Materi Kognitif, Psikomotorik dan Afektif Dalam Pembelajaran

Pengertian Bahan Ajar: Karakteristik, Pengelolaan Materi, Deskripsi Materi Kognitif, Psikomotorik dan Afektif Dalam Pembelajaran

Hallo teman-teman, selamat pagi berjumpa lagi dengan saya ublikpendidikan.com. pada kesempatan kali ini, perkenankan saya untuk membahas topik yang sangat penting dalam proses pengajaran yaitu mengenai bahan ajar dalam pembelajaran? Pengertian bahan ajar? Ciri atau karakteristik bahan ajar? Pengelolaan bahan ajar?. Mari kita bahas satu persatu. Jadi Simak samapai akhir Ya teman-teman.

pengertian bahan ajar

Pengertian Bahan ajar
Materi adalah segala sesuatu yang akan dipelajari dan dikuasai siswa-siswi, baik berupapengetahuan, keterampilan, maupun sikap melalui kegiatan pengajaran.  Bahan ajar merupakan sesuatu yang diberikan guru untuk diolah dan dipahami oleh siswa-siswi pada rangka mencapai target-target instruksional yang telah ditetapkan. Dengan kata lain, bahan ajar merupakan salah satu unsur atau unsur yang penting untuk mencapai target-target pengajaran yang berupa fakta, konsep, generalisasi, hukum/aturan, dan sebagainya yang terkandung pada mata Pelajaran (Ibrahim, B. 2003).

Bahan ajar merupakan salah satu sumber belajar yang berisi pesan pada bentuk konsep, prinsip, definisi, gugus isi atau konteks, data maupun fakta, proses, nilai, kemampuan, dan keterampilan. Materi yang dirancang guru akannya mengacu pada kurikulum atau terdapat pada silabus yang penyampaiannya disesuaikan dengan kebutuhan dan lingkungan siswa-siswi. Materi pokok merupakan operasionalisasi atau penjabaran dari standar kompetensi dan kompetensi dasar (Muhibin Syah, 2007).

Bahan ajar memiliki beberapa ciri atau karakteristik

  1. Konsep adalah gagasan atau ide-ide yang memiliki ciri-ciri umum.
  2. Prinsip adalah kebenaran dasar yang merupakan pangkal tolak untuk berfikir, bertindak, dan sebagainya.
  3. Definisi adalah kalimat yang mengungkapkan makna, keterangan, ciri-ciri utama dari orang, benda, proses atau aktivitas.
  4. Konteks adalah suatu uraian kalimat yang mendukung atau menjelaskan makna yang dihubungkan dengan suatu kejadian.
  5. Data adalah keterangan yang dapat dijadikan bahan kajian.
  6. Fakta adalah sesuatu keadaan atau peristiwa yang telah terjadi dikerjakan:

  • Dialami Proses adalah serangkaian peristiwa yang merupakan gerakan-gerakan perkembangan dari suatu benda atau manusia
  • Nilai adalah sesuatu yang diharapkan, diinginkan, dan diharapkan oleh masyarakat.
  • Keterampilan adalah kemampuan untuk melakukan dan mengerjakan sesuatu secara jasmaniah maupun rohaniah.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada menetapkan bahan ajar menurut Ibrahim (2003), antara lain: (1) adanya kesesuaian dengan pencapaian target instruksional, (2) adanya kesesuaian dengan tingkat pendidikan/perkembangan siswa-siswi pada umumnya, (3) adanya pengorganisasian materi secara sistemik dan berkesinambungan, dan (4) adanya cakupan hal-hal yang bersifat faktual maupun konseptual. Langkah pengembangan materi ditujukan untuk menentukan keluasan dan kedalaman materi sehingga dapat dijadikan acuan bagi guru pada merancang pengajaran, memberi input (masukan) kepada siswa-siswi mengenai pokok-pokok utama keilmuan, maupun mengembangkan alat evaluasi.

Pemantapan dan Pengelolaan Materi
Materi yang terkandung pada standar kompetensi dan kompetensi dasar harus dirancang oleh guru. Pengembangan materi oleh guru adalah memperluas serta menekankan target penguasaan materi yang harus dikuasai oleh siswa-siswi pada bentuk tingkah laku. Penekanan pada pencapaian tingkah laku dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Untuk memperkaya materi dapat dilihat pada beberapa buku teks. Dari telaah buku teks guru dapat mengembangkan materi pada kegiatan pengajaran, baik materi pokok yang hams benar-benar dikuasai oleh siswa-siswi (materi esensial) maupun materi yang merupakan bahan pengayaan untuk pengembangan wawasan berfikir serta informasi tambahan kepada siswa-siswi (Muhibin Syah, 2007).

Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada pemantapan dan pengelolaan materi, antara lain: (1) materi berisi pokok-pokok isi materi, (2) rincian dan uraian batasan ruang lingkup, baik aspek kognitif, psikomotor, dan afektif, (3) penguasaan materi melalui pola kegiatan belajar di pada kelas, dan (4) penilaian kesesuain materi dengan hasil belajar perlu dilakukan Memilih dan mengatur target belajar memerlukan pemahaman tentang cara menyusun isi informasi dan cara mendapatkan urutan logis. Gagne (1977) dikutip Muhibin Syah (2007) memberikan suatu metode yang berguna untuk menyusun dan mengurutkan isi informasi yang ditinjau dari segi hasil belajar. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa tingkat belajar yang paling rendah disebut informasi verbal. Tingkat ini hanya menuntut hafalan, mengingat kembali, atau kemampuan menentukan berbagai fakta khusus.

Untuk melakukan sebuah analisis bahan ajar, diperlukan informasi yang terbaik karena tidak saja mengenal secara rinci tentang materi, tetapi juga pengalaman praktis pada keterampilan tersebut. Sumber lain yang bisa digunakan untuk melengkapi atau membenarkan pengetahuan atau keterampilan adalah: (1) buku teks dan buku bacaan/referensi, (2) laporan hasil penelitian, jurnal, majalah ilmiah, (3) film atau video dan bahan pandang-dengar lain tentang berkenaan dengan materi, dan (4) hasil kunjungan ke tempat praktek.

Membuat Deskripsi materi
Deskripsi materi yang disusun secara rinci akan dimasukkan ke pada Rencana Pelaksanaan Pengajaran. Deskripsi materi tersebut berfungsi sebagai bahan acuan proses dan isi pengajaran yang paling operasional. Semakin rinci deskripsi materi semakin mudah pula guru pada menjalankan proses pengajaran karena memiliki petunjuk pembatas keluasan dan kedalaman isi pengajaran.

Deskripsi materi pengajaran dilakukan dengan cara menguraikan setiap judul materi/pokok-pokok materi yang disusun pada langkah sebelumnya. Tidak ada batasan yang ketat sampai sejauh mana deskripsi harus dilakukan, kecuali bahwa deskripsi tersebut telah dipandang sudah memadai sebagai persiapan mengajar oleh guru. Bagi guru baru, memungkinkan menyusun deskripsi sangat rinci (bahkan sampai ke kalimat yang hendak diucapkan pada mengajar). Namun bagi guru yang sudah berpengalaman, deskripsi sejauh itu tentu tidak diperlukan. Yang jelas, materi esensial harus tercermin pada deskripsi tersebut.

Deskripsi Materi Kognitif
Pada umumnya guru tidak mengalami hambatan atau masalah pada mendeskripsikan materi kognitif, karena materi pengajaran secara teoritik bisa didapatkan dari berbagai sumber belajar. Dengan kata lain kognitif adalah materi pengajaran secara teoritik.

Deskripsi materi psikomotorik
Deskripsi materi psikomotorik merupakan pengarahan yang diberikan guru sebelum siswa melakukan kegiatan yang diperintahkan. Oleh sebab itu, deskripsi materi pengajaran untuk indikator psikomotorik sering berupa petunjuk cara-cara atau langkah-langkah pada melakukan sesuatu.

Deskripsi materi afektif
Sikap hanya dapat dikenali dari konsistensi perilaku yang ditampilkan seorang siswa. Oleh karena itu, mendeskripsikan sikap sama dengan mendiskripsikan perilaku-perilaku yang diharapkan menjadi kebiasaan sehingga menjadi ciri pribadi siswa. Sekalipun rumusan deskripsi sikap seolah-olah bersifat kognitif, tetap harus diingat bahwa itu hanyalah aspek kognitif dari sikap tertentu.

Kesimpulan

  • Konsep adalah gagasan atau ide-ide yang memiliki ciri-ciri umum
  • Prinsip adalah kebenaran dasar yang merupakan pangkal tolak untuk berfikir, bertindak, dan sebagainya.
  • Definisi adalah kalimat yang mengungkapkan makna, keterangan, ciri-ciri utama dari orang, benda, proses atau aktivitas.
  • Konteks adalah suatu uraian kalimat yang mendukung atau menjelaskan makna yang dihubungkan dengan suatu kejadian.
  • Data adalah keterangan yang dapat dijadikan bahan kajian.
  • Fakta adalah sesuatu keadaan atau peristiwa yang telah terjadi dikerjakan/dialami dan benar adanya.
  • Proses adalah serangkaian peristiwa yang merupakan gerakan-gerakan perkembangan dari suatu benda atau manusia.
  • Nilai adalah sesuatu yang diharapkan, diinginkan dan dicitakan oleh Masyarakat.
  • Keterampilan adalah kemampuan untuk melakukan dan mengerjakan sesuatu secara jasmaniah maupun rohaniah

Posting Komentar untuk "Pengertian Bahan Ajar: Karakteristik, Pengelolaan Materi, Deskripsi Materi Kognitif, Psikomotorik dan Afektif Dalam Pembelajaran"