Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Definisi Percaya Diri Dalam Olahraga

 Pengertian Percaya Diri Menurut Para Ahli

Percaya diri merupakan modal utama seorang atlet untuk dapat maju, karena pencapaian prestasi yang tinggi dan pemecahan rekor atlet itu sendiri harus dimulai dengan percaya bahwa ia dapat dan sanggup melampaui prestasi yang dicapainya. Singer (1986) menegaskan bahwa “self confidence or confidence in onself means feeling self assured and compotent to do what has to be done. The emotional and attitudinal composition of the athlete needs to be anderstood. Toughts can influence emations and emotions can influence thoughts”.

Bandura (1997) berpendapat bahwa kepercayaan adalah istilah yang mengacu pada kekuatan keyakinan, tetapi tidak selalu menentukan tentang kepastian. Vealey (1986) mendefinisikan Sport confidence sebagai keyakinan individu mengenai kemampuan untuk keberhasilan dalam olahraga. Hal ini terkait dengan kemampuan mental yang penting dalam kesuksesan padaperformance atlet.

Kepercayaan diri atlet

Weinberg & Gould (2003: 309) “Sport psychologists define self-confidence as the belief that you can successfully perform a desired behaviour”. Definisi tersebut, dapat dimaknai bahwa para ahli psikologi olahraga mendefinisikan kepercayaan diri sebagai kepercayaan atau keyakinan bahwa seseorang dapat melakukan sesuatu yang diinginkan secara sukses.

Self-Confidence yang berakar pada keyakinan dan harapan, meskipun ada beberapa definisi dari kepercayaan diri, mereka semua mengacu pada keyakinan individu tentang kemampuan mereka atau harapan mereka tentang mencapai keberhasilan berdasarkan kemampuan (Brewer, 2009: 43). Walau dalam penelitian menemukan bahwa kepercayaan diri sangat penting dalam olaharaga di berbagai kelompok usia, dari berbagai literatur menyebutkan bahwa perempuan memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah dalam berolahraga, dibandingkan dengan laki-laki. Namun, beberapa peneliti berpendapat bahwa perempuan tidak memiliki kekurangan kepercayaan diri dalam segala situasi di bandingkan laki-laki (Clifton, R.T. & Gill, D.L, 1994).

Rasa kepercayaan diri diyakini sebagai salah satu aspek penting dari psikologi atlet. Tingginya rasa percaya diri merupakan salah satu karakteristik psikologi yang harus dimiliki oleh atlet, dan dalam penelitian telah menujukan bahwa kepercayaan diri atlet berbeda-beda antara atlet yang sangat sukses dengan yang kurang sukses.


Daftra Pustaka

  • Brewer, Britto. W. (2009). Sport Psychology, Hanbook of Sport Medicine and Science.USA: International Olympic Comnittee.
  • Clifton, R. T. & Gill, D. L. (1994). Gender differences in self-confidence on a femine-typed taks. Journal of sport & Exercise Psyhology, 16, 150-162.
  • Setyobroto, Sudibyo. (2002). Psikologi Olahraga. Jakarta: P.T. Anem Kosong Anem.
  • Vealey, R. S. (1986). Conceptualization of sport-confidence and competitive orientation: Preliminary investigation and instrument development. Journal Of Sport Pshycology, 8, 221-246.
  • Weinberg, Robert. S & Gould, Daniel. (2003). Foundation of sport & exercise psychology, third edition. Champaign, II: Human Kinetics Publishers, Inc.


Posting Komentar untuk "Definisi Percaya Diri Dalam Olahraga"