Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

CEDERA PERGELANGAN KAKI DAN LANGKAH PENANGANANNYA

 Cedera Keseleo Pergelangan Kaki

Saat mengalami atau mengetahui adanya cedera  keseleo pada pergelangan kaki sendiri maupun kaki orang lain, pertama-tama harus dipastikan apakah ada tulang yang patah ketika terjadi keseleo. Jika ada tulang yang patah biasanya terjadi di bagian ujung-ujung bawah tulang betis dan tulang kering. Hal itu dapat diketahui dengan menekan tulang itu dari telapak kaki dan betis bagian atas. Apabila terasa terasa nyeri, kemungkinan besar ujung tulang-tulang itu patah.

Intinya bilamana seorang yang mengalami cedera keseleo pergelangan kaki harus dijaga agar sendi yang terkilir jangan digerakkan untuk sekian lama, supaya posisi sendinya stabil. Kemudian setelah lewat 24 jam pertama pergelangan kaki direndam atau dikompres dengan es selama 15-20 menit beberapa kali sehari barulah dilakukan pemijatan pada pergelangan kaki.

cedera pergelangan kaki

Keseleo pada pergelangan kaki manusia merupakan salah satu cedera akut yang sering dialami para atlet dari berbagai cabang olahraga yang banyak menggunakan gerakan lari maupun melompat. Cedera akut seperti ini sering kali ditimbulkan oleh karena adanya penekanan  saat melakukan gerakan lari membelok atau melompat secara tiba-tíba, Keseleo pada pergelangan kaki dapat mempengaruhi pada bagian sisi pergelangan kaki dan juga merusak bagian luar (lateral) ligamennya.

Tiga Tingkatan Keseleo

Berdasarkan tingkat waktu pemulihannya keseleo dapat dikelompokkan menjadi tiga tingkatan yaitu; keseleo ringan, sedang, dan keseleo tingkat berat atau parah. Berikut ini merupakan karakteristik dari ketiga tingkatan keseleo:

1. Keseleo Ringan

Keseleo tingkat ringan biasa hanya terjadi pada ligamen talafibula anterior, yang dapat mengakibatkan retak pada sebagian tulang tertentu.

2. Keseleo Sedang

Keseleo tingkat sedang meliputi talofibula anterior dan calcaneo fibula ligamen dapat memperparah terjadinya kerusakan pada struktur ligamen.

3. Keseleo parah

Keseleo tingkat parah meliputi kedua ligamen tersebut di atas seperti pada posterior talofibula ligamen dan dapat menimbulkan putus urat atau otot yang kompleks atau kadang-kadang retak bahkan sampai patah tulang.


Perawatan Cedera Keseleo Pergelangan Kaki

Tingkatan keseleo pada pergelangan kaki manusia dapat menentukan upaya tindakan atau perawatan yang diperlukan dan sampai berapa lama perawatan tersebut dilakukan sebelum program latihan dimulai. Tingkat keseriusan dari keseleo mulai dari tingkat sedang sampai dengan tingkat parah tidak boleh diremehkan oleh setiap penderita maupun yang melakukan pijatan. Jika perawatan yang dilakukan tidak tepat, maka dapat menyebabkan pergelangan kaki menjadi tidak stabil dan kronis.

Penarikan pergelangan kaki harus dilakukan dengan sangat hati-hati dengan cara pegang bagian tumit kaki dan bagian punggung kaki lalu tarik secara perlahan, sementara bagian tumit digerakkan secara perlahan, rasakan jari-jari pada pergelangan kaki, sudah diposisinya kembali atau belum.

Perawatan awal dapat menggunakan metode rice 2 x 24 jam. Kemudian lakukan penarikan pada sendi kaki, posisi satu tangan memegang tumit dan tangan yang lain memegang punggung kaki, lakukan penarikan ke bawah sampai terasa tertarik pada bagian sendi kaki. Terapi yang baik adalah atlet mengambil posisijongkok sambiljinjit kurang lebih 1-2 menit.

Sehingga diharapkan posisi angkle dapat kembali posisinya semula, karena umumnya cedera angkle membuat otot-otot sekitarnya akan mau kembali ke posisi sebelum direposisi, tujuan jongkok jinjit agar posisi angkle tetap stabil sebelum digunakan seperti berjalan dan aktivitas lainnya. Lakukan posisi jongkok jinjit selama satu menit, pergelangan kaki tidak boleh tinggi seperti posisi jinjit penari balletj ada rasa nyeri, namun itu adalah hal yang normal, tujuannya agar posisi pergelangan kaki menjadi stabil.


Referensi:

  • Fondy, Tommy. (2012). Merawat dan Mereposisi Cedera Tubuh. Banten: Pustaka Tumbur.

Posting Komentar untuk "CEDERA PERGELANGAN KAKI DAN LANGKAH PENANGANANNYA"