Berpikir Induktif

Cara berpikir induktif merupakan cara berpikir yang bertolak dari pernyataan yang bersifat khusus ke pernyataan yang bersifat umum dengan memakai kaidah logika tertentu. Cara berpikir ini merupakan koreksi dari cara berpikir deduktif. Kesimpulan yang berasal dari cara berpikir deduktif hanya apabila apabila premis yang menjadi dasar kesimpulan (premis mayor) tersebut benar. Pernyataan muncul bagaimana seorang bisa yakin bahwa premis mayor tersebut benar?. Di masa lalu kebenaran premis mayor ini digantikan oleh dogma-dogma yag ditentukan oleh penguasa. Akibatnya kesimpulan yang dihasilkan menjadi tidak valid. Seorang penyelidik dapat membuat kesimpulan umum berdasarkan fakta yang dikumpulkan melalui pengamatan langsung. Para peneliti dapat mengumpulkan fakta-fakta dari lapangan untuk kemudian disimpulkan secara umum.

 


Penggunaan cara berpikir dekuktif dipelopori oleh Francis Bacon. Menurutnya pengamatan dapat dilakukan oleh kejadian-kejadian tertentu dalam satu kelas. Kemudian berdasarkan kejadian-kejadian tersebut, ditarik kesimpulan tentang seluruh kelas. Untuk lebih jelas perbedaan antara cara berpikir deduktif dan induktif dapat dilihat dari gambaran berikut:

Deduktif :
  • Semua ikan hidup di air
  • Nila merupakan ikan
  • Nila hidup di air

Induktif:
  • Setiap nila yang pernah diamati hidup diair
  • Setiap nila hidup di air


Dari dua cotoh tersebut, tampak bahwa dalam cara berpikir deduktif dasar pemikiran harus diketahui terlebih dahulu sebelum kesimpulan ditarik. Namun dalam cara berpikir induktif, kesimpulan dapat dicapai dengan jalan mengamati contoh-contoh, barulah dibuat generalisasi untuk selurh kelas. Makin banyak contoh-contoh yang diamati akan makin baik pula kesimpulanya.

Idealnya seluruh kelas harus diamati agar dapat sepenuhnya disimpulkan. Hal ini dinamakan induksi sempurna. Sedangkan bila pengamatan tidak mungkin dilakukan pada seluruh kelas, namun hanya pada sebagian saja, hal ini dinamakan induksi tak sempurna.



Referensi
Wagiran. 2014. Metodologi Penelitian Pendidikan: Teori dan Implementasi. Yogyakarta: Deepublish.




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berpikir Induktif"

Posting Komentar